Backlink Gaib; Testimoni Sedekah

Backlink gaib (baca: sedekah) Rp.500 ribu dapat balasan Rp.50 juta

backlink gaibBismillah, ini adalah pengalaman pribadi penulis yang terjadi sekitar 4 tahun yang lalu, tepatnya pada bulan Mei 2007. Saya menulis testimoni backlink gaib ini tidak ada maksud riya’ atau takabur sama sekali (semoga Allah menjauhkan saya dari sifat-sifat tersebut), saya berharap dengan menulis pengalaman pribadi saya diblog ini bisa menjadi motivasi, terutama untuk saya sendiri supaya lebih sering lagi mengeluarkan backlink gaib (sedekah). Dan kalau nantinya tulisan ini bisa dijadikan pelajaran dan diambil khikmahnya oleh para pembaca sekalian, itu merupakan anugerah Allah semata.

Tidak perlu berpanjang lebar, langsung saja saya mulai ceritanya. Saya memiliki usaha percetakan yang saya rintis dari tahun 2005. Pada mulanya usaha saya berjalan biasa-biasa saja, order tidak terlalu ramai juga tidak sepi. Usaha tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di tahun 2006 saya bertemu seorang bapak yang usianya kurang lebih 40an tahun yang akhirnya menjadi pelanggan tetap di tempat usaha saya tersebut, hubungan kami makin lama semakin baik hingga saat ini. Pada saat itu beliau aktif di kegiatan Wisatahatinya Ustad Yusuf Mansur. Lewat beliaulah saya akhirnya sering mendengarkan ceramah-ceramahnya ustad Yusuf Mansur. Dalam setiap ceramahnya Ustad Yusuf Mansur selalu menyampaikan pentingnya sedekah. Kata Beliau, Sedekah itu bisa menyelesaikan berbagai macam persoalan hidup. Masalah apapun yang kita alami di dunia ini, bisa kita selesaikan dengan sedekah ( backlink gaib ), Ust. Yusuf Mansur selalu menyampaikan seperti itu. Dari kebiasaan mendengarkan ceramah beliau akhirnya sedikit demi sedikit saya membiasakan diri bersedekah.

Backlink gaib : Keajaiban sedekah sungguh nyata!

Di bulan Mei tahun 2007, pada suatu malam, habis isya’ ada serombongan orang yang datang kerumah saya. Setelah berbincang-bincang saya baru tahu kalau mereka adalah pengurus takmir masjid di komplek perumahan sebelah yang saat itu menjadi panitia pengajian di masjid tersebut . Kedatangan mereka bermaksud untuk mencetak brosur/selebaran karena takmir masjid tersebut mengadakan acara pengajian yang saat itu mengundang Ust. Jefri (Uje). Tanpa pikir panjang saya menawarkan diri untuk membuatkan brosur tersebut secara gratis, dengan syarat di bagian pojok brosur dicantumkan nomor telepon dan nama percetakan saya. Mereka setuju, jadilah saya salah satu sponsor yang mendukung acara itu. padahal pada saat itu usaha saya sepi dan saat itu saya tidak memegang uang sama sekali, tinggal uang diATM kurang lebih Rp.500.000,-. Dua hari kemudian, brosur saya serahkan ke panitia.

Besoknya, pagi sekitar jam delapan saya dapat telepon dari sebuah rumah sakit swasta yang baru buka. Dari rumah sakit tersebut saya mendapat order cetak brosuk sebanyak 10 rim dengan nilai order Rp.3.750.000,- Alhamdulillah, batin saya. Dua – tiga hari kemudian pihak rumah sakit memanggil saya kembali, kali ini ordernya macam-macam, ada brosur lagi, neon box, rak tv, papan nama, dan blangko-blangko cetakan lain yang dalam waktu kurang lebih satu bulan nilai order tersebut mencapai Rp.50 juta lebih. Sampai saat ini rumah sakit tersebut masih setia menjadi pelanggan saya, saya yakin tanpa backlink gaib kejadian semacam ini tidak akan pernah terjadi. Tanpa surat penawaran, bukan kerabat bukan saudara dan sebelumnya tidak kenal dan tidak ada hubungan sama sekali. Tiba-tiba ngasih order bertubi-tubi, dan anda tahu siapa yang menelepon dan memberikan order? anak pemilik rumah sakit tersebut. Padahal saat itu backlink gaibnya masih setengah-setengah lho, belum ikhlas 100%. Karena saya masih nunut pasang iklan di brosur tersebut. :) Itupun bisa dapat balasan yang luar biasa dalam waktu singkat.

Dengan sepenggal kisah ini semoga saya bisa selalu istiqomah bisa mendawamkan backlink gaib, dalam keadaan susah maupun senang. Dan bagi yang membaca semoga bisa mengambil khikmahnya dan dapat dijadikan pelajaran bahwa backlink gaib (baca: sedekah) memang benar-benar dahsyat balasannya.

Backlink Gaib vs REG Spasi MAMA

Jadi bagi anda yang saat ini pengin rejekinya berlimpah, pengin cepat dapat jodoh, pengin sembuh dari penyakit, pengin segera menikah. Tidak perlu ke dukun, tidak perlu ketik REG Spasi MAMA (udah basi yang model gini :D ), cukup dengan backlink gaib saja semua masalah anda akan beres, insya Allah.

Backlink gaib, apaan sih???

backlink gaibBagi anda yang bergelut di dunia internet marketing, kata backlink pasti sudah tidak asing lagi. Backlink termasuk salah satu elemen penting dalam SEO off page sebuah blog/website. Tapi saya yakin tidak semua orang mengerti arti kata backlink gaib, meskipun dia seorang internet marketer expert sekalipun. :)   Karena kata backlink gaib adalah istilah baru yang populer di eclass Sekolah.in, yang biasa diucapkan oleh teman-teman saya di eclass untuk mengganti kata sedekah. Jadi arti backlink gaib disini sama dengan sedekah.

Bagi Seorang internet marketer traffic sebuah blog adalah hal yang sangat vital, karena penghasilan mereka dari situ. Maka sebuah blog biasa saja yang memiliki jumlah pengunjung banyak itu lebih bagus dari pada web yang memiliki desain bagus tapi tidak ada pengunjungnya. Oleh karena itu teman-teman saya selalu ingin memiliki blog yang banyak visitornya, terutama visitor yang tertarget. Berbagai macam cara pun dilakukan, teknik SEO (Search Engine Optimization) diterapkan supaya blog / website bisa berada di halaman pertama search engine terutama Google, karena pengguna internet saat ini kurang lebih 70% menggunakan google sebagai mesin pencarinya.

Di dunia internet marketing ada rumus seperti ini :

Blog + Monetize + traffic = $

dan di Sekolah.in ada rumus ini :

Blog + Monetize + traffic + Backlink gaib = $$$$$ :)

Backlink gaib, bener ngefek atau cuma sugesti?

Mungkin sebagian dari anda yang belum terbiasa dengan backlink gaib (baca : sedekah) akan meragukan kekuatannya. Pernah suatu ketika ada seorang teman saya yang baru keluar dari pekerjaannya karena merasa gajinya sudah tidak cukup lagi untuk memenuhi kebutuhan hariannya, dia bilang ke saya;  Berikut ini cuplikan dialognya :

(sebagai informasi tambahan : teman saya ini orang yang lebih suka mendapat gaji tetap tiap bulan dari pada usaha sendiri)

Teman : “Enaknya kerja apa ya yang gajinya besar?”

Saya     : “emang kenapa dengan tempat kerja yang dulu?”

Teman : “Gajinya kecil mas, buat nutup kebutuhan sebulan aja masih kurang?”

Saya     : “Usaha sendiri aja…”

Teman : “Usaha kan butuh modal besar mas…”

Saya    : “Ya udah, kalo pengin dapet pekerjaan yang gajinya besar ya sedekah aja mas…, apa yang kamu punya disedekahkan dulu.”

Temen  saya langsung jawab : “Lha wong buat makan aja susah kok suruh sedekah…., sedekah itu kan bagi orang yang sudah kecukupan, sudah kaya…”

Saya cuma bisa tersenyum : ” :)

Padahal Allah Azza wajalla, Dzat yang memberi rizqi kepada semua makhluknya telah berfirman dalam Al-quran surat Al Baqarah ayat 261, berkaitan dengan backlink gaib (baca : sedekah) ini, yang artinya :

diayat lain Allah juga berfirman :

backlink gaib

Setelah melihat kedua ayat diatas, apakah masih ada yang ragu dengan kekuatan backlink gaib?

Bukti kekuatan backlink gaib sungguh dahsyat!

Kurang lebih satu minggu yang lalu saya sempat ngobrol dengan Mas Misbah, Kepala sekolah di Sekolah.in lewat BBM (blackberry messenger) . saya bertanya pada beliau “Bos, itu blog untuk  study case yang pada bulan Agustus 2011 kemarin menghasilkan 1414,15 euro dalam sebulan, apakah ada optimasi khusus? backlink dll?” Kepsek menjawab kalo blognya nggak di apa-apain, murni set and forget + backlink gaib (sedekah).  Dari bukti ini sudah sangat jelas, bahwa kekuatan sedekah sungguh luar biasa.

Mohon maaf saya tidak bisa memberikan screen shoot bukti penghasilannya disini, karena belum ijin sama beliaunya, tapi semua member eclass pasti udah pada tahu.

Bagi anda yang penasaran pengin lihat bukti penghasilan $$$ dan Euro  semua member eclass, anda bisa masuk dengan Klik disini.

Internet marketing ditambah Backlink gaib sama dengan pendapatan anda akan berlipat-lipat, Yang Maha Memberi rejeki sudah menjamin.